Minggu, 09 Mei 2010

JavaScript 2

Mengenal function
Penggunaan function memungkinkan penulisan suatu kode program secara modular atau yang sering kali
disebut sebagai modular programming. Penulisan function pada JavaScript umumnya diletakkan pada bagian
HEAD dalam dokumen HTML.
Bentuk umum dalam penulisan function adalah:
function nama_function() {
//statementstatement
yang akan dieksekusi oleh function
}
Ketika suatu function ingin digunakan yang perlu dilakukan adalah memanggil nama functionnya.
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
function salam() {
document.write("<H1>Hallo Apa Kabar?</H1>");
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
salam();
document.write("Header tersebut dihasilkan dari pemanggilan function salam");
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Suatu function juga bisa melewatkan suatu parameter ketika function tersebut dipanggil.
Bentuk umum penulisannya adalah:
function nama_function(parameter1, parameter2, ...) {
//statementstatement
yang akan dieksekusi oleh function
}
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
function penjumlahan(a, b) {
var c;
c = a + b;
document.write("hasil penjumlahannya = " + c);
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
var x, y;
x = 4; y = 7;
document.write("nilai variabel x = " + x + "<BR>");
document.write("nilai variabel y = " + y + "<BR>");
penjumlahan(x, y);
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Suatu function juga bisa menghasilkan suatu nilai ketika function tersebut dipanggil. Untuk menjadikan
function yang dibuat dapat menghasilkan / mengembalikan suatu nilai ketika dipanggil, yang perlu dilakukan
adalah dengan menyertakan kata kunci return di depan nilai yang akan dikembalikan oleh function tersebut.
Berikut ini adalah bentuk umum penulisannya.
function nama_function() {
//statementstatement
yang akan dieksekusi oleh function
return nilai_kembali;
}
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari contoh berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Ini Judul</TITLE>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
function perkalian(a, b) {
var c;
c = a * b;
return c;
}
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
var x, y, z;
x = 4; y = 7;
document.write("nilai variabel x = " + x + "<BR>");
document.write("nilai variabel y = " + y + "<BR>");
z = perkalian(x, y);
document.write("x * y = " + z);
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

Mengenal Array
Bagi setiap orang yang pernah belajar suatu bahasa pemrograman tertetu pasti pernah mengenal konsep array.
Array sering kali digambarkan sebagai suatu variabel yang mampu menampung banyak nilai oleh kerenanya
sering kali juga dikenal dengan sebutan variabel array.
Deklarasi Array
Dalam JavaScript terdapat dua cara untuk mendeklarasikan suatu array.
Bentuk umum dari cara yang pertama adalah:
var nama_variabel_array = new Array(isi_array);
contoh:
var hobi = new Array(�memancing�,�membaca�,�melukis�,�menyanyi�);
Pada contoh tersebut dideklarasikan suatu variabel array bernama hobi. Varibel aray ini berisi nilainilai
bertipe data String, yaitu �memancing�,�membaca�,�melukis�,dan �menyanyi�.
Pada cara pendeklarasian seperti ini suatu variabel array akan langsung diberi nilai awal dan ukuran dari
variabel array yang terbentuk akan disesuaikan dengan banyaknya nilai awal yang diisikan.
Bentuk umum dari cara yang kedua adalah:
var nama_variabel_array = new Array(ukuran);
contoh:
var negara = new Array();
Pada cara pendeklarasian kedua seperti di atas akan menghasilkan suatu variabel array bernama negara.
Yang menarik dari array yang dimiliki oleh Java Script adalah ukurannya yang dinamis. Dalam Java Script
seseorang yang ingin membuat suatu array tidak perlu menentukan ukuran array yang akan dibuat. Ukuran
array dalam Java Script akan secara otomatis menyesuaikan dengan jumlah data yang ditampung di dalamnya.
Untuk menyimpan data pada suatu array ataupun untuk mengakses data yang tersimpan di dalam suatu array
dapat dilakukan dengan menyebutkan nama array dan diikuti dengan index tempat data tersebut berada dalam
array yang bersangkutan.
Misalnya pada array negara akan dimasukkan datadata
negara: �indonesia�, �jepang�, �belanda�, dan
�malaysia�, maka dapat dilakukan dengan:
negara[0] = �indonesia�;
negara[1] = �jepang�;
negara[2] = �belanda�;
negara[3] = �malaysia�;
var coba = negara[1];
Pada contoh di atas, array negara dengan index 0 akan berisi data string �indonesia�, dan pada index 2 akan
berisi data string �belanda�.
Variabel coba pada contoh di atas akan berisi data yang dicopykan dari array negara index 1. Dengan kata lain
variabel coba pada contoh di atas akan berisi data string �jepang�.